Lelang Program Pemasangan Pondasi Kontruksi 2 Lantai Pembangunan Masjid Nur Arsyil

📢 📢 📢 BISMILLAH

Semoga Allah memberkahi keluarga kita semua. Aamin 📢📢📢

مَنْ بَنَى مَسْجِدًا لِلَّهِ تَعَالَى – قَالَ بُكَيْرٌ: حَسِبْتُ أَنَّهُ قَالَ: يَبْتَغِيْ بِهِ وَجْهَ اللَّهِ – بَنَى اللَّهُ لَهُ بَيْتًا “Barangsiapa yang membangun masjid karena Allah Ta’ala (mengharapkan wajah-Nya) maka Allah akan membangunkan baginya rumah (istana) di Surga”.

🙏 PESANTREN HIDAYATULLAH PUTRA KENDARI PROV. SULTRA TAHUN 2019 🙏

🏞 Luas Bangunan 20×20 =400 m2
📝 Kebutuhan Material Pondasi :

  1. Batu moramo 25 Ret x 650.000/Ret = 16.250.000
  2. Pasir kerikil unaha 8 ret x 1.000.000/ret = 8.000.000
  3. Semen 100 sak x 70.000/sak = 7.000.000
  4. Upah tukang = 15.000.000

Total target kebutuhan pekerjaan pondasi masjid = Rp 46.250.000

🛣 Alamat Sekretariat Panitia: Jl. Jenderal A.H Nasution RT 022 RW 008 Kel. Kambu Kec. Kambu Kendari.

Peletakan Batu Pertamana Pembangunan Mesjid Nur Arsyil

💰 Donasi pewakaf : Tidak terbatas bisa bentuk material langsung atau dana cash

✅Transfer Donasi ke:
💳 Bank BNI: 0238907371
💳 Bank Muamalat 8260005343
a/n Yayasan Pesantren Hidayatullah
💳 Bank BNI Syariah 0802963845 a/n Pesantren Hidayatullah

Putra Pesantren Hidayatullah Kendari Membantu Pembanguan Mesjid Nur Arsyil
Dokumentasi Pengecoran Pembanguan Mesjid Nur Arsyil

Konfirmasi/Info:
👇 Ahmad Maskur 🙂

Klik Disini
📞 +6285241586471

👇 Muh Sholeh 🙂

Klik Disini
📞 +6285241664842

Daftar Pewakaf Sementara :
1. Hamba Allah. 525.000
2. Hamba Allah. 132.000
3. Hamba Allah. 250.000
4. Hamba Allah. 500.000
5.Munir bin kholil.500.000
6.Hamba Allah. 10.000.000
7. Pak Guru Rental mobil 500.000
8. Hamba Allah. 150.000
9. Hamba Allah. 10 sak semen
10.Hamba Allah. 2.000.000
11.Almh.Haruna 400.000
12.PT AL.Ikhlas wisata mandiri cabang sultra tour & Umroh haji Plus 500.000
13.Hamba Allah.20 sak semen
14. Hamba Allah 300.000
15. Ibu Hj Prof Akib 500.000
16. Hamba Allah 500.000
17. Hamba Allah 100.000
18.Hamba Allah.1.000.000
19.Hamba Allah 150.000
20. Hamba Allah 150.000
21.Hamba Alllah.500.000

🙏 Silakan dilanjutkan 🙏

Total Terkumpul Sementara
Hari/tgl : Ahad, 25 Agustus 2019
Rp. 18.657.000

Mengingat pentingnya program pondasi masjid ini, maka kami mengajak kepada Bapak/ibu/Sdr (i) untuk ikut Berwakaf pada program tersebut.

Dokumentasi Pengecoran Pembanguan Mesjid Nur Arsyil
مَنْ بَنَى مَسْجِدًا لِلَّهِ كَمَفْحَصِ قَطَاةٍ أَوْ أَصْغَرَ بَنَى اللَّهُ لَهُ بَيْتًا فِى الْجَنَّةِ “Siapa yang membangun masjid karena Allah walaupun hanya selubang tempat burung bertelur atau lebih kecil, maka Allah bangunkan baginya (rumah) seperti itu pula di surga.” (HR. Ibnu Majah no. 738. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih)
(مَنْ بَنَى مَسْجِدًا) التَّنْكِير فِيهِ لِلشُّيُوعِ فَيَدْخُلُ فِيهِ الْكَبِير وَالصَّغِير ، وَوَقَعَ فِي رِوَايَةِ أَنَس عِنْدَ التِّرْمِذِيِّ صَغِيرًا أَوْ كَبِيرً “Maksud dari “siapa yang membangun masjid” digunakan isim nakirah yang menunjukkan keumuman, sehingga maksud hadits adalah siapa yang membangun masjid besar maupun kecil. Dalam riwayat Anas yang dikeluarkan oleh Tirmidzi yang mendukung yang menyatakan dengan masjid kecil atau besar.”
لاَ تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى يَتَبَاهَى النَّاسُ فِى الْمَسَاجِدِ “Kiamat tidaklah terjadi hingga manusia berbangga-bangga dalam membangun masjid” (HR. Abu Daud no. 449, Ibnu Majah no. 739, An-Nasa’i no. Ahmad 19: 372. Syaikh ‘Abdullah Al-Fauzan menyatakan bahwa sanad hadits ini shahih sesuai syarat Muslim, perawinya tsiqah. Al-Hafizh Abu Thahir juga menyimpulkan bahwa sanad hadits ini shahih).
مَنْ بَنَى مَسْجِدًا لِلَّهِ بَنَى اللَّهُ لَهُ فِى الْجَنَّةِ مِثْلَهُ “Siapa yang membangun masjid karena Allah, maka Allah akan membangun baginya semisal itu di surga.” (HR. Bukhari no. 450 dan Muslim no. 533).
مَنْ بَنَى مَسْجِدًا لِلَّهِ تَعَالَى – قَالَ بُكَيْرٌ: حَسِبْتُ أَنَّهُ قَالَ: يَبْتَغِيْ بِهِ وَجْهَ اللَّهِ – بَنَى اللَّهُ لَهُ بَيْتًا “Barangsiapa yang membangun masjid karena Allah Ta’ala (mengharapkan wajah-Nya) maka Allah akan membangunkan baginya rumah (istana) di Surga”.

Salah satu amal jariyah yang sangat baik kita lakukan adalah membangun mesjid. Dalam Islam, sedekah untuk membangun mesjid merupakan salah satu jalan menuju surga Allah. Sebagaimana firman Allah,

“Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan meperlipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan.” (QS. Al-Baqarah : 245)

“Wahai orang yang beriman, berinfaklah kamu atas sebagian rizki yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang hari yang tidak ada jual beli lagi dan tidak ada lagi persahabatan serta syafa’at kecuali atas izin Allah.” (QS. Al-Baqarah : 254)

Berikutadalah 13 keutamaan membangun mesjid dalam Islam:

1. Mendapat rumah di surga

Dari Jabir bin ‘Abdillah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ بَنَى مَسْجِدًا لِلَّهِ كَمَفْحَصِ قَطَاةٍ أَوْ أَصْغَرَ بَنَى اللَّهُ لَهُ بَيْتًا فِى الْجَنَّةِ

Siapa yang membangun masjid karena Allah walaupun hanya selubang tempat burung bertelur atau lebih kecil, maka Allah bangunkan baginya (rumah) seperti itu pula di surga.” (HR. Ibnu Majah no. 738. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih)

2. Mendapat balasan yang setimpal

Utsman membawakan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam

,مَنْ بَنَى مَسْجِدًا لِلَّهِ بَنَى اللَّهُ لَهُ فِى الْجَنَّةِ مِثْلَهُ

Siapa yang membangun masjid karena Allah, maka Allah akan membangun baginya semisal itu di surga.” (HR. Bukhari no. 450 dan Muslim no. 533).

3. Termasuk orang beriman

Sesungguhnya yang memakmurkan masjid Allah hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta (tetap) melaksanakan sholat, menunaikan zakat, dan tidak takut (kepada apa pun) kecuali kepada Allah. Maka mudah-mudahan mereka termasuk orang-orang yang mendapat petunjuk.” (QS. At-Taubah 9: Ayat 18)

4. Amalan utama

Umar bin Khaththab pernah berkata :

إِنَّ اْلأَعْمَالَ تَتَبَاهَى, فَتَقُوْلُ الصَّدَقَةُ : أَنَا أَفْضَلُكُمْ

Sesungguhnya amalan-amalan itu saling membanggakan diri satu sama lain, maka sedekah pun berkata (kepada amalan-amalan lainnya), ‘Akulah yang paling utama di antara kalian’.” Shahih Ibni Khuzaimah 4/95, no. 2433; Al-Mustadrak karya Al-Hakim 1/416, ia mengatakan, “Ini adalah hadits shahih menurut persyaratan Bukhari dan Muslim.”

5. Pahala yang terus mengalir

Rasulullah bersabda :

إِنَّ مِمَّا يَلْحَقُ الْمُؤْمِنُ مِنْ عَمَلِهِ وَ حَسَنَاتِهِ بَعْدَ مَوْتِهِ –وَ ذَكَرَ مِنْ ذَلِكَ- وَ مُصْحَفًا وَرَّثَهُ أَوْ مَسْجِدًا بَنَاهُ أَوْ بَيْتًا لابْنِ السَّبِيْلِ بَنَاهُ أَوْ نَهَرًا أَجْرَاهُ أَوْ صَدَقَةً أَخْرَجَهَا مِنْ مَالِهِ فِي صِحَتِهِ وَ حَيَاتِهِ يَلْحَقَهُ بَعْدَ مَوْتِهِ

Pahala amalan dan kebaikan yang bakal menghampiri seorang mukmin sepeninggalnya –-beliau menyebutkan di antaranya–, (yakni) mushaf yang ia tinggalkan, masjid yang ia bangun, rumah untuk orang yang dalam perjalanan yang ia bangun, sungai yang ia alirkan, atau sedekah yang ia keluarkan dari hartanya di kala sehat dan hidupnya, maka ia akan bakal menghampirinya sepeninggalnya.” (Sunan Ibni Majah 1/88, no. 242, dan disebutkan di dalam kitab Az-Zawa’id. Dihasankan oleh Ibnu Mundzir. Dihasankan oleh Al-Albani dalam kitab Shohih Al-Jami’ 1/443, no. 2231).

6. Sebagai naungan di akhirat

Rasulullah bersabda :

كُلُّ امْرِئٍ فِي ظِلِّ صَدَقَتِهِ حَتَّى يُفْصَلَ بَيْنَ النَّاسِ

Setiap orang akan berada di bawah naungan sedekahnya, hingga diputuskannya perkara-perkara di antara manusia.” (Al-Musnad, karya Ahmad 28/568, no. 17333. Dishahihkan oleh Ibnu Khuzaimah 4/94, no. 2431; Ibnu Hibban 8/104, no. 3310; dan Hakim 1/416).

7. Memudahkan jalan menuju surga

Allah SWT berfirman, “Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Rabbmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa. (Yaitu) orang-orang yang menginfakkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.” (Ali ‘Imran [3] : 133-134).

8. Mendapat pahala berlipat ganda

Allah l telah berfirman, “Perumpamaan (infak yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha mengetahui.” (Al-Baqarah [2] : 261)

Rasulullah juga bersabda :

مَنْ تَصَدَّقَ بِعَدْلِ تَمْرَةٍ مِنْ كَسْبٍ طَيِّبٍ, وَ لاَ يَقْبَلُ اللهُ إِلاَّ الطَّيِّبَ, وَ إِنَّ اللهَ يَتَقَبَّلُهَا بِيَمِيْنِهِ ثُمَّ يُرَبِّيْهَا لِصَاحِبِهِ كَمَا يُرَبِّي أَحَدُكُمْ فَلُوَّهُ حَتَّى تَكُوْنَ مِثْلَ الْجَبَلِ

Barangsiapa bersedekah senilai satu biji kurma yang berasal dari mata pencaharian yang baik –dan Allah tidak akan menerima kecuali yang baik–, maka sesungguhnya Allah akan menerimanya dengan tangan kanan-Nya, kemudian dipelihara untuk pemiliknya sebagaimana seseorang di antara kalian memelihara anak kuda, sehingga sedekah itu menjadi (besar) seperti gunung.” (Diriwayatkan oleh Bukhari dengan lafazh darinya, dan Muslim).

9. Menjauhkan diri dari bencana

Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah v mengatakan, “Sesungguhnya sedekah bisa memberikan pengaruh yang menakjubkan untuk menolak berbagai macam bencana sekalipun pelakunya orang yang fajir (pendosa), zhalim, atau bahkan orang kafir, karena Allah l akan menghilangkan berbagai macam bencana dengan perantaraan sedekah tersebut…”. (Lihat Min ‘Ajaibish Shadaqah, hal. 25).

10. Melapangkan rezeki

Allah Ta’ala berfirman, “Katakanlah, ‘Sesungguhnya Rabbku melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya). Dan apa saja yang kamu infakkan, maka Allah akan menggantinya dan Dialah pemberi rezeki yang sebaik-baiknya’.” (Saba’ [34] : 39)

Rasulullah bersabda :

إِنَّ اللهَ لَيُرَبِّي لأَحَدِكُمُ التَّمْرَةَ وَ اللُّقْمَةَ كَمَا يُرَبِّي أَحَدُكُمْ فُلُوَّهُ أَوْ فَصِيْلَهُ حَتَّى تَكُوْنَ مِثْلَ أُحُدٍ

Sesungguhnya Allah akan mengembangkan sedekah kurma atau sepotong makanan dari seorang di antara kalian, sebagaimana seorang di antara kalian memelihara anak kuda atau anak untanya, sehingga sedekah tersebut menjadi besar seperti bukit Uhud.” (Diriwayatkan oleh Ahmad (24940). Al-Albani menshahihkannya di dalam Shahihul Jami’ish Shaghir (1815)).

11. Menghapus dosa

Nabi SAW bersabda: “Sedekah itu dapat menghapus dosa sebagaimana air itu memadamkan api“.(HR. At-Tirmidzi).

12. Memanjangkan umur

Nabi SAW bersabda: “Sesungguhnya sedekahnya orang muslim itu dapat menambah umurnya, dapat mencegah kematian yang buruk (su’ul khotimah), Allah akan menghilangkan darinya sifat sombong, kefakiran dan sifat bangga pada diri sendiri“. (HR. Thabrani).

13. Mengurangi kepedihan sakaratul maut

Rasulullah SAW bersabda yang artinya: “Sedekah meredakan kemarahan Allah dan menangkal atau mengurangi kepedihan sakaratul maut“.

“Apabila manusia meninggal dunia. Maka putuslah semua amalnya kecuali 3 : Shodaqoh jariyah,ilmu yang bermanfaat dan anak yang sholeh ( HR. Muslim)

Dipersembahkan oleh Yayasan Pesantren Hidayatullah Kota Kendari

♻Mari Share Info Kebaikan ini, Jangan berhenti di Hp Anda, semoga menjadi amal jariyah.

Load More Related Articles
Load More By hidayatullahkendari
Load More In Dakwah

Leave a Reply

Your email address will not be published.